LEGA

Mungkin terlalu banyak ungkapan
Perasaan yang meluap luap
Bagaikan angin tornado
Kini meninggalkan puing porak poranda

Perasaan ku sangatlah lega
Pada akhirnya tidak kamu lagi satu satunya cahaya
Tidaklah kamu yang selalu membayang

Semua penyesalan, tak tersampaikan, bahkan bimbang
Telah selesai
Aku tak akan peduli akankah seburuk apa responmu
Disini yang aku perdulikan adalah perasaanku
Aku hanya menuangkan apa yang telah menjadi beban dimasa lalu

Aku sudah sangat baik mengerti
Apa resiko jika hanya mencintai tanpa dicintai
Dengan nafas lega ku hirup dan hembuskan
Inilah aku dengan kalimatku

Karena tidak dicintai
Sudah menjadi biasa dikehidupanku
Bukan berpura tegar tapi kenyataanlah yang membawaku ke tahap ini

Setelah sekian lama kita tak pernah bertemu
Aku berterima kasih telah memberi kesempatan
Untuk mengisi namamu disebilah hatiku
Sampai hari ini

Terima Kasih dan Maaf
Kata yang sangat pantas untuk kau baca
Fokuslah pada kalimat yang kurangkai
Karena kau sangatlah tau
Hanyalah kalimatku yang membawa kau sampai pada bait ini

Aku berharap suatu saat
Aku menemukan orang yang bisa membawaku kembali
Untuk membuka hati yang sudah lama terkunci kuat

Aku memang tak mau menjamah cinta
Sampai pada saat ini aku hanya ingin menutup diri
Menutup diri seakan tak ada cinta di dunia ini
Biarkan semua tetap begini
Agar aku tetap bahagia

Hatiku baik baik saja
Sampai pada waktunya

© Ayu Mayangsari | Ketapang, 21 Juni 2017

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s