Diposkan pada Penulis

Penolakan Terakhir

*Based on True story from my Friends*

Bermilyaran manusia pasti pernah mengalami fase patah hati. Aku hanya bisa tertawa, karena mustahil saja jika ada yang belum pernah fase patah hati. Patah hati menerutku? Yaa.. relatif sih. Patah hati itu banyak jenis nya salah satu nya Patah Hati gara gara penolakkan. Disini gua akan memperdalam permasalahan Mengapa kita harus menangisi cowok/cewek yang tidak pernah memikirkan kita? Suatu pertanyaan besar. Aku tau setiap orang yang jatuh cinta pasti kehilangan sel otak jernih, termasuk aku. But its okay, sekarang aku philophobia jadi otakku sudah pulih sehat.

Jujur, aku sangat pernah menyesal saat aku pernah nangis gara gara seorang cowok “aneh” LMAO, why?!!. WeTeeF dengan masa lalu, back to the topic saat ini ada seorang temanku sebut saja Caca. Ternyata pandanganku di Artikel H.O.P.E https://ayumayangsari.wordpress.com/2016/08/24/h-o-p-e/ tidak sepenuhnya benar karna seperti Caca fisiknya lumayan untuk dipandang but why she just got rejection from her gebetan. Menurut analisa yang kumiliki cowok adalah makhluk Tuhan yang paling susah dibaca pikirannya well that’s right.

PDKT itu gampang, tapi pelakunya sendiri yang ngebuatnya rumit! dan PDKT itu bakalan sukses dan berhasil kalau lo sama gebetan lo itu memiliki lampu hijau pada keduanya, mungkin berawal dari sebuah kenyaman :v. Cewek, pada dasarnya adalah kaum yang sering menjadi obyek dalam proses awal terjadinya sebuah hubungan cinta. Tanpa melakukan apapun, dan kadang hanya tindakan sederhana, kisah cinta baru bisa tercipta. Apalagi, Cewek terkait memiliki daya tarik tersendiri di mata kebanyakan Cowok.

Daya Tarik? Hmm.. mungkin yang satu ini sulit dijelaskan dengan kata kata karna aku sendiri ngga tau arti daya Tarik hahaha I’m better in theory than practice. Mencintainya adalah hal yang menakjubkan, mengasihinya adalah hal yang paling didambakan, dan menyayangi seseorang itu adalah yang harus kau lakukan sepanjang usiamu saat kau telah memilihnya jadi bagian dari hidupmu.

Intinya buat apa kita patah hati gara gara hal paling sepele yang si Dia pun takkan mengerti kalau kau juga merasakan kekecewaan yang amat besar dikegundahan hatimu itu? Penolakkan? Semakin kau banyak mencoba semakin banyak pelajaran yang bisa kau ambil hikmahnya, tapi ingatlah para cewek seperti Caca janganlah terlalu sering memulai sebelum lawan mainmu berbicara tentang perasaan nya. Jika kau takut patah hati, janganlah kau pernah jatuh hati pada seseorang. Pada saatnya kau akan menemukan seseorang yang menerima apa adanya, segala kekuranganmu meskipun orang itu satu dari berjuta juta manusia, itulah hidup kau harus bisa bertahan dari seleksi alam. Ingat Girls, setelah kalian membaca ni mungkin kalian bise berhenti mendapat penolakkan dan yang dulu adalah menjadi penolakkan terakhir.

Terakhir untuk seorang terkasih yang sudah pernah menolak :Tuhan menciptakan cinta, menempatkan cinta tanpa satupun persyaratan yang berlaku dalam hukum cinta , namun begitu banyakah persyaratan untuk bisa mencintaimu? hanya mencintaimu saja? karena keberanian untuk bermimpi terlau penuh ketakutan , dan haruskah menjadi seorang yang pantas dulu untuk dapat mencintaimu, hanya sekedar mencintaimu? apa rasa bangga terlalu besar hingga menutup kebaikan hatimu? apa aku harus menjadi cantik dengan tubuh yang sempurna untuk dapat mencintaimu dan membuatmu menganggapku? aku tidak pernah meminta kau untuk bagikan ruang di hatimu untukku, aku hanya ingin mencintaimu saja, dan membiarkan cintaku berlayar di sekelilingmu untuk menjagamu dari semua rasa kecewa yang akan membuatmu bersedih, karena aku menyadari sebuah kekurangan yang tidak akan pernah sanggup membawaku untuk menggapaimu, kau terlalu indah untuk seorang aku .

Iklan

Penulis:

Kamu tau alasan ku bersajak? Karena bersajak adalah satu satunya media ketika bibirku tak sanggup merangkai kata.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s